Kamis, 06 Oktober 2016

Manfaat Buah Bengkoang

Oke saya mau berbagi tentang Manfaat Buah Bengkoang...
so...gaes siapa yang tak kenal buah bengkoang, terutama pecinta buah bengkoang...let's read it :D
Siapa yang tak kenal buah yang satu ini?. Buah Bengkuang atau yang memiliki nama latin “Pachyrhizus erosus” merupakan tanaman yang tergolong kedalam keluarga umbi-umbian karena pertumbuhannya yang cenderung didalam tanah. Buah ini sudah dikenal sejak lama memiliki banyak sekali manfaat terutama bagi tubuh kita.

Untuk mendapatkan buah bengkuang inipun tergolong sangat mudah dengan harga yang sangat murah. Bayangkan saja jika kita mendapat suatu barang yang murah nan berkualitas, yah inilah buang bengkuang yang memiliki harga terjangkau dengan berbagai manfaat yang ditawarkannya.

Secara umum buah bengkuang berbentuk bulat atau membulat seperti gasing dengan berat dapat mencapai 5 kg. Kulit umbinya tipis berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan segar agak manis. Umbinya mengandung gula dan pati serta fosfor dan kalsium. Umbi ini juga memiliki efek pendingin karena mengandung kadar air 86-90%. Rasa manis berasal dari suatu oligosakarida yang disebut inulin (bukan insulin!), yang tidak bisa dicerna tubuh manusia. Sifat ini berguna bagi penderita diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori.

Buah Bengkuang

Seperti yang telah dicuplik ditulisan diatas bahwasanya buah bengkuang memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia. Berbagai penelitian telah berhasil menemukan nutrisi-nutrisi yang terkandung dalam buah yang memiliki kadar air tinggi ini. Berikut Kandungan Nutrisi Pada Buah Bengkuang: Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat, Kalsium, Fosfor, Vitamin B1, Vitamin C, Besi 55 kal dll. Kandungan yang banyak inilah yang menjadikan buah ini memiliki banyak sekali manfaat

Manfaat Buah Bengkuang

Mengobati batu ginjal dan empedu

Potasium dan fosfor yang terkandung didalam buah bengkuang adalah zat yang sangat bagus bagi tubuh terutama untuk ginjal dan empedu, jadi saat anda mengalami masalah pada batu ginjal atau empedu mengkonsi buah bengkuang adalah salah satu alternatif yang dapat kita ambil untuk mengobatinya. namun demikian, konsultasi kedokter juga perlu kita lakukan.

Mampu memperlancar pencernaan dan mencegah terjadinya konstipasi
Buah bengkuang adalah buah yang terkenal akan serat, inilah yang menyebabkan buah bengkuang sangat bagus untuk pencernaan, saat tubuh kekurangan serat akan menyebabkan susah buang air besar yang dapat berakibat konstipasi.

Menurunkan kadar kolestrol dalam darah
Khasiat buah bengkuang juga mampu mengontrol kadar kolestrol darah, zat-zat kimia yang terkandung didalam bengkuanglah yang menyebabkan buah bengkuang mampu mengatasi hal tersebut

Menghentikan diare
Bila kita mengalami penyakit diare bengkuang menjadi salah satu alternatif yang dapat kita ambil untuk mengobatinya, serat yang terdapat didalam buah bengkuang mampu mengatasi masalah tersebut, caranya cukup dengan mengkonsumsi buah bengkuang secara langsung.

Buah Bengkuang Baik untuk Penderita Diabetes Mellitus
Serat yang terdapat dalam bengkuang berfungsi menurunkan gula darah, karena akan diserap pencernaan secara tidak semua diubah menjadi glukosa. Untuk menjaga kadar gula darah tetap normal, Buah bengkuang dapat di konsumsi dengan cara di jus atau diparut kemudian disaring di ambil sarinya dan di minum setiap hari pada pagi dan sore hari.

Buah Bengkuang Untuk Mengobati Sariawan
Penyebab terjadinya sariawan adalah karena kekurangan vitamin C, alergi, atau kurang stabilnya daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C  dalam bengkuang berfungsi sebagai antioksidan bisa membantu mempercepat proses penyembuhan. Untuk Memanfaatkan bengkuang sebagia obat sariawan ini dapat di lakukan dengan cara di buat jus dan tamhakan madu 1 sendok makan kemudian ketika minum ramuan buah ini tahan beberapa detik di dalam mulut lalu telan.

Buah Bengkuang Sebagai Sumber fitoestrogen Alami
Buah bengkuang juga mengandung estrogen, yang baik di konsumsi untuk wanita yang telah memasuki masa menopause. Dengan demikian keluhan yang umum pada masa menopause bisa dihindari, sehingga tubuh menjadi lebih segar dan lebih menarik .

Buah Bengkuang Untuk Menurunkan Tingkat Kolesterol Darah
Buah bengkuang juga mampu membantu menurunkan kolesterol dalam darah, hal ini di sebabkan karena adanya kandungan air dan serat yang tinggi dalam buah bengkuang. Selain serat dan kadar air tinggi, kandungan vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang membantu pengurangan kadar kolesterol.

Buah Bengkuang Membantu Mengurangi Produksi Asam Lambung
Ahli Naturopathic menyarankan untuk mengkonsumsi Bengkuang dalam keadaan segar. Hal ini karena sifat umbi yang dingin dan alkali, sehingga lebih cepat menyerap asam lambung yang berlebih .

Buah Bengkuang Membantu Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Di dalam buah bengkuang terdapat beberapa fitonutrien yang ditemukan dalam bengkuang bisa meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh, sehingga terhindar dari serangan berbagai infeksi dan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan mikroorganisme berbahaya lainnya.

Manfaat Bengkuang Untuk Kecantikan :

Mencegah penuaan dini
Buah ini ternyata salahsatu buah yang tinggi kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang menjadikan kulit lebih cepat menua. Tidak perlu repot dan susah payah kita langsung dapat mengkonsumsinya secara rutin setiap hari buah begnkuang ini untuk mendapatkan manfaatnya.

Mencerahkan kulit
Buah bengkoang mengandung banyak vitamin B1 dan vitamin C yang bekerja bersamaan untuk menyehatkan dan menjadikan tampilan kulit lebih cerah berseri. Untuk mencerahkan wajah dengan bengkoang, Anda bisa memanfaatkannya untuk masker. Kupas bengkoang segar, kemudian parut sebagian. Gunakan parutan daging buah bengkoang ini sebagai masker wajah.

Mendinginkan kulit
Gunakan masker dari bengkoang parut di kulit tubuh dan wajah yang terkena sinar matahari. Anda bisa mendinginkan irisan buah bengkoang di dalam lemari es terlebih dahulu sebelum memarutnya.
 
Menjadikan kulit sehat
Kandungan vitamin B1, vitamin C, dan berbagai mineral penting dalam bengkoang bisa menjadikan kulit Anda lebih sehat dan segar. Konsumsi buah bengkoang segar atau jus bengkoang yang tidak ditambahkan pemanis atau susu secara teratur untuk mendapatkan kulit yang segar bercahaya alami.

demikian penjabaran dari manfaat buah bengkoang gaes...
terimakasih sudah membaca :D
jangan lupa share yaa... ;)

Adab-adab Dalam Akad Nikah

Adab-adab Dalam Akad Nikah

 Hasil gambar untuk Akad Nikah

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Adakah kebiasaan para salaf setelah akad nikah, istri melakukan sungkem (cium tangan) suami di hadapan para tamu undangan? Bagaimana pula dengan kedua mempelai sungkem kepada orang tua di hadapan tamu undangan. Hal semacam ini nampaknya sudah menjadi adat di masyarkat. Mohon penjelasannya.
Dan bagaimanakah adab akad nikah?
Dari: Bambang
Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahamatullah wabarakatuh
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah
Akad nikah merupakan ikatan syar’i antara pasangan suami istri. Dengan hanya kalimat ringkas ini, telah mengubah berbagai macam hukum antara kedua belah pihak. Karena itu, Allah Ta’ala menyebutnya sebagai mitsaq ghalidz [Arab: ميثاقاً غليظاً] artinya ikatan yang kuat. Allah berfirman,
وَأَخَذْنَ مِنْكُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا
Mereka (para wanita itu) telah mengambil perjanjian yang kuat dari kalian.” (QS. An-Nisa’: 21)
Dengan akad nikah, pasangan ini telah mengikat sebuah perjanjian, se-iya, sekata, untuk membangun rumah tangga yang syar’i. Karena itu, bagi Anda yang telah berhasil melangsungkan perjanjian indah ini, jangan Anda sia-siakan, jangan Anda rusak tanpa tanggung jawab, buang jauh-jauh kata-kata: cerai, talak, dst…

Agar akad nikah Anda semakin berkah, berikut beberapa adab yang perlu diperhatikan:

Pertama, hindari semua hal yang menyebabkan ketidak-absahan akad nikah.
Karena itu, pastikan kedua mempelai saling ridha dan tidak ada unsur paksaan, pastikan adanya wali pihak wanita, saksi dua orang yang amanah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لا نِكَاح إِلا بوَلِي وشَاهِدي عَدلٍ
Tidak sah nikah, kecuali dengan wali (pihak wanita) dan dua saksi yang adil (amanah).” (HR. Turmudzi dan lainnya serta dishahihkan Al-Albani)
Kedua, dianjurkan adanya khutbatul hajah sebelum akad nikah.
Yang dimaksud khutbatul hajah adalah bacaan:
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِىَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ( اتَّقُوا اللَّهَ الَّذِى تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا) (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ) ( يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
Dalil anjuran ini adalah hadis dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
عَلَّمَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَةَ الْحَاجَةِ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا….
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari kami khutbatul hajah…-sebagaimana lafadz di atas – …(HR. Abu Daud 2118 dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).
Syu’bah (salah satu perawi hadis) bertanya kepada gurunya Abu Ishaq, “Apakah ini khusus untuk khutbah nikah atau boleh dibaca pada kesempatatan yang lainnya.” “Diucapkan pada setiap acara yang penting.”  Jawab Abu Ishaq.
Sebagian orang beranggapan dianjurkannya mengucapkan khutbah ini ketika walimah, meskipun acara walimah tersebut dilaksanakan setelah kumpul suami istri.  Namun yang tepat –wallahu a’lam– anjuran mengucapkan khutbatul hajah sebagaimana ditunjukkan hadis Ibn Mas’ud radhiallahu ‘anhu adalah sebelum akad nikah bukan ketika walimah. (A’unul Ma’bud Syarh Sunan Abu Daud, 5:3 dan Tuhafatul Ahwadzi Syarh Sunan Turmudzi, 4:201). Wallahu a’lam.
Ketiga, tidak ada anjuran untuk membaca syahadat ketika hendak akad, atau anjuran untuk istighfar sebelum melangsungkan akad nikah, atau membaca surat Al-Fatihah.  Semua itu sudah diwakili dengan lafadz khutbatul hajah di atas. Tidak perlu calon pengantin diminta bersyahadat atau istighfar.
Keempat, hendaknya pengantin wanita tidak ikut dalam majlis akad nikah. Karena umumnya majlis akad nikah dihadiri banyak kaum lelaki yang bukan mahramnya, termasuk pegawai KUA. Pengantin wanita ada di lokasi itu, hanya saja dia dibalik tabir. Karena pernikahan dilangsungkan dengan wali si wanita. Allah Ta’ala mengajarkan,
وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (wanita yang bukan mahram), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al-Ahzab: 53)
Semua orang tentu menginginkan hatinya lebih suci, sebagaimana yang Allah nyatakan. Karena itu, ayat ini tidak hanya berlaku untuk para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tapi juga untuk semua mukmin.
Jika dalam kondisi normal dan ada lelaki yang hendak menyampaikan kebutuhan atau hajat tertentu kepada wanita yang bukan mahram, Allah syariatkan agar dilakukan di balik hijab maka tentu kita akan memberikan sikap yang lebih ketat atau setidaknya semisal untuk peristiwa akad nikah. Karena umumnya dalam kondisi ini, pengantin wanita dalam keadaan paling menawan dan paling indah dipandang. Dia didandani dengan make up yang tidak pada umumnya dikenakan.
Kesalahan yang banyak tersebar di masyarakat dalam hal ini, memposisikan calon pengantin wanita berdampingan dengan calon pengantin lelaki ketika akad. Bahkan keduanya diselimuti dengan satu kerudung di atasnya. Bukankah kita sangat yakin, keduanya belum berstatus sebagai suami istri sebelum akad? Menyandingkan calon pengantin, tentu saja ini menjadi pemandangan yang bermasalah secara syariah. Ketika Anda sepakat bahwa pacaran itu haram, Anda seharusnya sepakat bahwa ritual semacam ini juga terlarang.
Kelima, tidak ada lafadz khusus untuk ijab qabul. Dalam pengucapn ijab kabul, tidak disyaratkan menggunakan kalimat tertentu dalam ijab kabul. Akan tetapi, semua kalimat yang dikenal masyarakat sebagai kalimat ijab kabul akad nikah maka status nikahnya sah.
Lajnah Daimah ditanya tentang lafadz nikah. Mereka menjawab,
Semua kalimat yang menunjukkan ijab Kabul, maka akad nikahnya sah dengan menggunakan kalimat tersebut, menurut pendapat yang lebih kuat. Yang paling tegas adalah kalimat: ‘zawwajtuka’ dan ‘ankahtuka’ (aku nikahkan kamu), kemudian ‘mallaktuka’ (aku serahkan padamu). (Fatawa Lajnah Daimah, 17:82).
Keterangan selengkapnya bisa Anda dapatkan di: http://www.konsultasisyariah.com/ijab-kabul-akad-nikah/
Keenam, hindari bermesraan setelah akad di tempat umum
Pemandangan yang menunjukkan kurangnya rasa malu sebagian kaum muslimin, bermesraan setelah akad nikah di depan banyak orang. Kita sepakat, keduanya telah sah sebagai suami istri. Apapun yang sebelumnya diharamkan menjadi halal. Hanya saja, Anda tentu sadar bahwa untuk melampiaskan kemesraan ada tempatnya sendiri, bukan di tempat umum semacam itu.
Bukankah syariah sangat ketat dalam urusan syahwat? Menampakkan adegan semacam ini di muka umum, bisa dipastikan akan mengundang syahwat mata-mata masyarakat yang ada di sekitarnya. Hadis berikut semoga bisa menjadi pelajaran penting bagi kita.
Dari Ibn Abbas radhiallahu ‘anhuma beliau menceritakan:
Fadhl bin Abbas (saudaranya Ibn Abbas) pernah membonceng Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di belakang beliau, karena tunggangan Fadhl kecapekan. Fadhl adalah pemuda yang cerah wajahnya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berhenti di atas tunggangannya, untuk menjawab pertanyaan banyak sahabat yang mendatangi beliau. Tiba-tiba datang seorang wanita dari Bani Khats’am, seorang wanita yang sangat cerah wajahnya untuk bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibnu Abbas melanjutkan,
فَطَفِقَ الفَضْلُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا، وَأَعْجَبَهُ حُسْنُهَا، فَالْتَفَتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالفَضْلُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا، فَأَخْلَفَ بِيَدِهِ فَأَخَذَ بِذَقَنِ الفَضْلِ، فَعَدَلَ وَجْهَهُ عَنِ النَّظَرِ إِلَيْهَا
Maka Fadhl-pun langsung mengarahkan pandangan kepadanya, dan takjub dengan kecantikannya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memalingkan wajah beliau, namun Fadhl tetap mengarahkan pandangannya ke wanita tersebut. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang rahang Fadhl dan memalingkan wajahnya agar tidak melihat si wanita…. (HR. Bukhari, no.6228)
Bagaimana sikap orang yang bertaqwa sekelas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau tidak mengandalkan taqwanya, merasa yakin tidak mungkin terpengaruh syahwat, dst.. Beliau juga tidak membiarkan pemuda yang ada didekatnya untuk melakukan kesalahan itu. Beliau palingkan wajahnya. Apa latar belakangnya? Tidak lain adalah masalah syahwat. Apa yang bisa Anda katakan untuk kasus bermesraan pasca-akad nikah di tempat umum? Tentu itu lebih mengundang syahwat.
Ketujuh, adakah anjuran akad nikah di masjid?
Terdapat hadis yang menganjurkan untuk mengadakan akad nikah di masjid, hadisnya berbunyi:
” أعلنوا هذا النكاح و اجعلوه في المساجد ، و اضربوا عليه بالدفوف”
Umumkan pernikahan, adakan akad nikah di masjid dan meriahkan dengan memukul rebana.” (HR. At Turmudzi, 1:202 dan Baihaqi, 7:290)
Hadis dengan redaksi lengkap sebagaimana teks di atas statusnya dhaif. Karena dalam sanadnya ada seorang perawi bernama Isa bin Maimun Al Anshari yang dinilai dhaif oleh para ulama, di antaranya Al Hafidz Ibn Hajar, Al Baihaqi, Al Bukhari, dan Abu Hatim. Akan tetapi, hadis ini memiliki penguat dari jalur yang lain hanya saja tidak ada tambahan “..Adakan akad tersebut di masjid..”. Maka potongan teks yang pertama untuk hadis ini, yang menganjurkan diumumkannya pernikahan statusnya shahih. Sedangkan potongan teks berikutnya statusnya mungkar. (As Silsilah Ad Dla’ifah, hadis no. 978).
Karena hadisnya dhaif, maka anjuran pelaksanaan walimah di masjid adalah anjuran yang tidak berdasar. Artinya syariat tidak memberikan batasan baik wajib maupun sunah berkaitan dengan tempat pelaksanaan walimah nikah. Syaikh Amr bin Abdul Mun’im Salim mengatakan, “Siapa yang meyakini adanya anjuran melangsungkan akad nikah di masjid atau akad di masjid memiliki nilai lebih dari pada di tempat lain maka dia telah membuat bid’ah dalam agama Allah.” (Adab Al Khitbah wa Al Zifaf, Hal.70)
Kedelapan, dianjurkan untuk menyebutkan mahar ketika akad nikah.
Tujuan dari hal ini adalah menghindari perselisihan dan masalah selanjutnya. Dan akan lebih baik lagi, mahar diserahkan di majlis akad. Meskipun ulama sepakat, akad nikah tanpa menyebut mahar statusnya sah.
Dalam Ensiklopedi Fiqh dinyatakan:
أَنَّ ذِكْرَ الْمَهْرِ فِي الْعَقْدِ لَيْسَ شَرْطًا لِصِحَّةِ النِّكَاحِ فَيَجُوزُ إِخْلاَءُ النِّكَاحِ عَنْ تَسْمِيَتِهِ بِاتِّفَاقِ الْفُقَهَاءِ
Menyebut mahar ketika akad bukanlah syarat sah nikah. Karena itu, boleh nikah tanpa menyebut mahar dengan sepakat ulama. (Mausu’ah fiqhiyah Kuwaitiyah, 39:151)
Hanya saja, penyebutan mahar dalam akad nikah akan semakin menenangkan kedua belah pihak, terutama keluarga.
Kesembilan, dianjurkan mengikuti prosedur administrasi akad nikah, sebagaimana yang ditetapkan KUA. Ini semua dalam rangka menghindari timbulnya perselisihan dan masalah administrasi negara. Hanya saja, sebisa mungkin proses pernikahan dimudahkan dan tidak berbelit-belit. Semakin mudah akad nikah, semakin baik menurut kaca mata syariah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
خير النكاح أيسره
Nikah yang terbaik adalah yang paling mudah.” (HR. Ibnu Hibban dan dishahihkan Al-Albani)
Sifat mudah ini mencakup masalah nilai mahar, tata cara nikah, proses akad, dst.
Kesepuluh, tidak ada anjuran untuk melafadzkan ijab kabul dalam sekali nafas, sebagaimana anggapan sebagian orang. Karena inti dari ijab qabul akad nikah adalah pernyataan masing-masing pihak, bahwa wali pengantin wanita telah menikahkan putrinya dengannya, dan pernyataan kesediaan dari pengantin laki-laki.
Mengharuskan akad nikah dan ijab kabul dengan harus satu nafas bisa disebut pemaksaan yang berlebihan.
Kesebelas, doa selepas akad nikah.
Dianjurkan bagi siapapun yang hadir ketika peristiwa itu, untuk mendoakan pengantin. Di antara lafadz doa yang dianjurkan untuk dibaca adalah
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي الْخَيْرِ
“Semoga Allah memberkahimu di waktu senang dan memberkahimu di waktu susah, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.”
Dinyatakan dalam hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu,
أن النبى صلى الله عليه وسلم  :” كَانَ إِذَا رَفَّأَ الْإِنْسَانَ إِذَا تَزَوَّجَ قَالَ بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي الْخَيْرِ
“Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila hendak memberikan ucapan selamat kepada orang yang menikah, beliau mendoakan: baarakallahu laka…dst.” (HR. Turmudzi, Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani)
Dari A’isyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,
تَزَوَّجَنِي النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم   فَأَتَتْنِي أُمِّي فَأَدْخَلَتْنِي الدَّارَ فَإِذَا نِسْوَةٌ مِنَ الْأَنْصَارِ فِي الْبَيْتِ فَقُلْنَ عَلَى الْخَيْرِ وَالْبَرَكَةِ وَعَلَى خَيْرِ طَائِرٍ
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahiku, kemudian ibuku mendatangiku dan mengajakku masuk ke dalam rumah. Ternyata di dalamnya terdapat banyak wanita Anshar. Mereka semua mendoakan kebaikan, keberkahan karena keberuntunganku. (HR. Bukhari dan Muslim)
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Rabu, 05 Oktober 2016

Tool Dasar Adobe Photoshop

Tool Dasar Adobe Photoshop

Sebelum mengedit foto atau membuat teks dengan Software Adobe Photoshop, alangkah lebih baiknya jika kita mengenal semua tool yang ada didalamnya, termasuk cara penggunaannya. Silahkan disimak.







Toolbox
Toolbox
Gambar di atas adalah ToolBox yang ada di sebelah kiri dalam software Adobe Photoshop.

1. Move Tool,

untuk memindahkan berbagai macam pilihan dan juga layers sebuah objek foto.

2. Rectangular Marquee tool,

biasa digunakan untuk memilih bagian dari sebuah gambar atau layer dan memodifikasinya.

3. Polygonal Lasso tool,

untuk dapat menarik sebuah sudut/objek disekitar gambar atau foto dan juga bisa digunakan untuk memilih bagian gambar seperti Rectangular Marquee tool.

4. Magic Wand Tool,

untuk menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.

5. Crop Tool,

untuk melakukan pemotongan gambar atau foto.

6. Spot Healing Brush Tool,

untuk memperbaiki kerusakan gambar dan tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya.

7. Brush Tool,

untuk menggambar dan menyesuaikan dengan warna objek yang diinginkan.

8. Clone Stamp Tool,

untuk membuat duplikat area pada gambar (cloning). Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek yang akan diletakkan.

9. History brush,

berguna untuk mengembalikan beberapa bagian  dari aksi yang telah dilakukan sebelumnya pada sebuah objek gambar atau foto.

10. Eraser tool,

Berfungsi menghapus sebuah objek gambar dan foto yang diinginkan tanpa menghapus latar belakang dari foto tersebut.

11. Gradient,

membuat satu warna terus memudar menjadi warna lain.

12. Blur/sharpen/Smudge,

akan membuat beberapa area dalam  foto atau gambar menjadi buram.

13. Dodge/burn/sponge,

dapat memperbaiki kualitas pencahayaan pada sebuah foto atau gambar seperti brightness dan juga saturation

14. Pen Tool,

untuk membuat sebuah penjelasan pada gambar.

15. Type Tool,

untuk mengetik bagian dari sebuah objek.

16. Path Tool,

untuk membuat jalur (path) yang telah dibuat. Alat penyeleksian dapat  langsung digunakan untuk memilih bagian-bagian yang sudah dibuat tersebut.

17. Shape Tool,

untuk dapat melakukan proses shapes pada sebuah objek.

Demikianlah penjelasan mengenai ToolBox yang ada didalam Adobe Photoshop, untuk lebih mengetahuinya, silahkan anda coba sendiri.



Terimakasih, atas kunjungannya :D